Pendidikan Uncategorized

Efektif Membangun Komunikasi Antara Orang Tua dengan Anak Mereka yang Berusia Remaja

Untuk orang tua, berkomunikasi dengan anak mereka yang sudah menginjak usia remaja memang susah-susah gampang. Perbedaan usia serta cara berkomunikasi menjadi tantangan tersendiri, apalagi jika anak sudah mengijak usia sekolah menangah atas. Bagi anak yang bersekolah di sekolah internasional British International High School Jakarta atau sekolah setara lainnya tentu juga memiliki kesulitan lain terutama menyangkut gaya komunikasi yang berbeda antara di sekolah dengan di rumah.

British International High School Jakarta

Salah satu kondisi yang menyebabkan jarak antara anak remaja dengan orang tuanya adalah keengganan dalam mengutarakan pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk dalam benak sang anak karena takut akan tanggapan dari orang tuanya. Terkait hal ini, ada baiknya setiap orang tua dapat mengetahui cara paling baik untuk bisa membangun hubungan komunikasi dengan anak mereka. Simak ulasan terkait dengan cara efektif dalam membangun komunikasi dengan anak usia remaja sebagai berikut.

  • Aktif mendengarkan anak.

Salah satu pola komunikasi yang buruk adalah ketidakmampuan seseorang untuk mendengarkan lawan bicara. Terutama bagi seorang remaja, tentu mengharapkan kenyamanan tempat bercerita tanpa penghakiman dari orang tuanya. Salah satu cara paling sederhana adalah dengan memfokuskan diri Anda ketika anak kesayangan mulai bercerita, dari hal yang remeh sampai hal-hal yang berat bagi ia untuk disampaikan kepada Anda. Tempatkan posisi Anda dengan jarak yang cukup dekat dan nyaman serta tunjukan melalui raut wajah Anda bahwa Anda mengerti sepenuhnya apa yang anak rasakan. Jika Anda memiliki nasihat yang hendak disampaikan, cobalah tahan sejenak sampai sang anak selesai berbicara agar tidak ada cerita yang terpotong.

  • Bagikan pengalaman Anda sebagai remaja

Saat orang tua mencoba untuk menyampaikan harapannya kepada anak cenderung mengharuskan anak untuk tampil ideal seperti yang diingikan. Misalnya dengan mengatakan bahwa si anak harus lebih rajin belajar dan tidak keluar malam. Gaya komunikasi yang seperti ini justru akan semakin memberikan jarak antara anak dengan orang tuanya. Dibandingkan dengan menyampaikan harapan ideal orang tua, cobalah untuk membagi cerita saat Anda berusia remaja dan kaitkan dengan masalah yang dihadapi sang anak di masa sekarang. Hal ini akan membuat anak mendapatkan gambaran tentang masalah dan apa yang dapat ia atasi terkait masalah tersebut.

  • Bangun kondisi mood anak.

Saat anak menghadapai masalah, orang tua cenderung berusaha menggali informasi dari si anak dengan banyak bertanya. Sayangnya hal ini sering dilakukan dimomen yang tidak tepat. Untuk itu, cobalah bangun mood dan suasana terlebih dahulu, misalnya saja dengan membuatkan makanan kesukaan anak, atau mulai bercerita kejadian lucu yang baru saja Anda alami. Dengan begitu, anak akan secara alami mulai bercerita kepada Anda tanpa merasa diteror.

Itu dia cara efektif dalam membangun hubungan komunikasi antara orang tua dengan anaknya yang sudah beranjak remaja. Kesulitan dalam berkomunikasi haruslah selalu dibicarakan dengan kepala dingin, jangan sampai memaksa kehendak dan justru berdampak pada hubungan yang semakin meranggang.